gtag('config', 'UA-228379082-1'); Transkipsi RNA pada Makluk Hidup Skip to main content

Macam macam sindrom, penyebab, dan ciri cirinya

  Macam Macam Sindrom Akibat Perubahan Kromosom   Sindrom , dalam ilmu  kedokteran  dan  psikologi , adalah kumpulan dari beberapa  tanda  dan  gejala  kinis yang sering berhubungan dan muncul bersamaan, serta diasosiasikan dengan penyakit atau gangguan kesehatan tertentu.  Istilah sindrom dapat digunakan hanya untuk menggambarkan berbagai karakter dan gejala, bukan diagnosis. Namun kadang-kadang, beberapa sindrom dijadikan nama penyakit, seperti  sindrom Down  atau  sindrom Crouzon . Kedua jenis sindrom tersebut termasuk dalam salah satu contoh dari sindrom lain yang diakibatkan oleh penerjemahan atau translasi yang salah akibat mutase tertentu. Sindrom kromosom adalah hasil dari mutasi gen abnormal yang terjadi dalam kromosom selama pembentukan gamet atau divisi pertama zigot. Penyebab utama dari berbagai sindrom ini ada dua, yaitu perubahan struktur kromosom - seperti   sindrom cri du chat - dan perubahan dala...

Transkipsi RNA pada Makluk Hidup

                                    Proses Transkipsi RNA pada Makluk Hidup

           

            Transkipsi merupakan salah satu dari beberapa rangkaian proses sentral dalam suatu organisme, baik organisme eukariotik maupun organisme prokariotik. Organisme eukariotik maupun organisme prokariotik memiliki perbedaan dasar dalam hal ada tidaknya membrane inti. Organisme eukariotik memiliki membrane inti, sedangkan pada organisme Prokariotik tidak memiliki membrane inti. Proses transkipsi RNA kali ini melibatkan 3 tahapan utama yang dikenal dengan istilah Inisiasi, Elongasi, dan Terminasi.



 

                                                                                                           

Gambaran umum transkipsi berikut berlaku bagi organisme prokariotik, contoh bakteri, maupun organisme eukariotik. Terdapat perbedaan dasar pada hasil proses transkipsi antara organisme eukariotik dengan organisme prokariotik. Apabila setelah proses transkipsi organisme prokariotik maka hasil transkipsi dapat langsung berguna sebagai mRNA, sedangkan organisme eukariotik akan menghasilkan suatu mRNA yang masih dalam keadaan belum sepenuhnya fungsional dinamakan pre-mRNA.




Proses Transkipsi RNA

 

1. Inisiasi. Inisiasi merupakan proses awal dari transkipsi RNA dimana terdapat satu-satunya enzim yang memegang peranan kunci dalam keseluruhan proses transkipsi dinamakan RNA polymerase 2. RNA polymerase 2 hanya dapat ditemukan dalam proses transkipsi RNA serta bekerja berikatan dengan daerah khusus pada DNA yang disebut Promotor. Promotor sendiri merupakan bagian DNA tempat dimana RNA polymerase 2 mengawali proses transkipsinya. Setelah berikatan pada promotor, maka DNA pol 2 ini akan membuka untaian ganda promotor tersebut sembari memulai mensintesis RNA di titik mulai pada untai cetakan.

 

2. Elongasi. Pada tahapan elongasi ( pemanjangan ) ini RNA polymerase 2 akan mulai bergerak dari ujung 5’ ke ujung 3’ dengan disertai proses pembukaan dan transkipsi secara bersamaan. Perlu diketahui kalau DNA memiliki bentuk umum yaitu double helix. Jadi semisal suatu DNA memiliki 40 double helix, maka DNA pol 2 yang awalnya berada di bagian 25 kemudian bergerak menuju bagian 26 akan membuka untaian ganda di bagian tersebut yang disertai penutupan untaian bagian sebelumnya.

 

3. Terminasi. Terminasi merupakan tahap terakhir dari proses transkipsi RNA dimana terjadi pelepasan RNA hasil transkipsi ( mRNA atau RNA duta ) dari untaian ganda DNA. Setelah itu terdapat hal lain yang menyebabkan  proses dari RNA polymerase 2 terhenti. Hal itu tidak lain berasal sinyal yang dihasilkan dari suatu sekuens RNA tertentu ( urutan basa nitrogen ) yang dikenal dengan istilah Terminator.

 

Sekian pemaparan materi mengenai Proses transkipsi RNA pada makluk hidup. Apabila ada pertanyaan maupun saran dapat dikirimkan melalui email saya agusfatu17@gmail.com atau komentar di bawah ini.

 

                                                SELAMAT BELAJAR

 

Comments

Popular posts from this blog

Macam macam sindrom, penyebab, dan ciri cirinya

  Macam Macam Sindrom Akibat Perubahan Kromosom   Sindrom , dalam ilmu  kedokteran  dan  psikologi , adalah kumpulan dari beberapa  tanda  dan  gejala  kinis yang sering berhubungan dan muncul bersamaan, serta diasosiasikan dengan penyakit atau gangguan kesehatan tertentu.  Istilah sindrom dapat digunakan hanya untuk menggambarkan berbagai karakter dan gejala, bukan diagnosis. Namun kadang-kadang, beberapa sindrom dijadikan nama penyakit, seperti  sindrom Down  atau  sindrom Crouzon . Kedua jenis sindrom tersebut termasuk dalam salah satu contoh dari sindrom lain yang diakibatkan oleh penerjemahan atau translasi yang salah akibat mutase tertentu. Sindrom kromosom adalah hasil dari mutasi gen abnormal yang terjadi dalam kromosom selama pembentukan gamet atau divisi pertama zigot. Penyebab utama dari berbagai sindrom ini ada dua, yaitu perubahan struktur kromosom - seperti   sindrom cri du chat - dan perubahan dala...

Reseptor dalam Membran Plasma

  Reseptor dalam Membran Plasma             Sebagian besar molekul sinyal larut air atau yang kita kenal dengan istilah hidrofilik berikatan dengan situs spesifik pada protein reseptor yang tertanam dalam membrane plasma. Reseptor semacam ini mentransmisikan informasi dari lingkungan ekstraseluler ke bagian dalam sel dengan cara mengubah bentuk atau beragregasi saat berikatan dengan ligan spesifik. Ligan sendiri merupakan suatu molekul yang berikatan secara spesifik dengan molekul lain, yang seringkali berukuran lebih besar. Berikut tiga tipe utama reseptor membrane : reseptor saluran ion, reseptor tirosin kinase, dan reseptor terkopel protein G. 1. Reseptor Saluran Ion             Saluran ion bergebang ligan ( ligan gated ion channel ) adalah suatu tipe reseptor membrane yang memiliki wilayah yang dapat bertindak sebagai ‘gerbang’ saat reseptor berubah bentuk. Ketika...

Perbedaan bakteri

Bakteri      Secara umum bakteri merupakan kelompok  mikroorganisme   bersel satu  yang termasuk dalam klasifikasi pada tingkat  domain . Terdapat 3 domain utama suatu organisme kehidupan yaitu, Eukariotik, Archaea, dan Bakteri. Bakteri digolongkan sebagai  organisme prokariota , bersamaan dengan domain  Archaea . Organisme prokariotik memiliki perbedaan dasar dengan organisme eukariotik yang terletak pada ada tidaknya membrane inti sel atau yang dikenal dengan istilah karyon.      Selain itu, bakteri juga merupakan salah satu  bentuk kehidupan pertama  yang muncul dan saat ini menghuni sebagian besar habitat di Bumi. Bakteri dapat hidup di tanah, air,  mata air panas  yang asam,  limbah radioaktif , hingga  kerak Bumi . Berikut merupakan gambaran umum mengenai bakteri dilihat dari lingkungan tempat tinggalnya. 1. Psikrofilik      Psikrofilik adalah jenis bakteri yang mempunyai ke...