gtag('config', 'UA-228379082-1'); Siaft Sifat RNA Skip to main content

Macam macam sindrom, penyebab, dan ciri cirinya

  Macam Macam Sindrom Akibat Perubahan Kromosom   Sindrom , dalam ilmu  kedokteran  dan  psikologi , adalah kumpulan dari beberapa  tanda  dan  gejala  kinis yang sering berhubungan dan muncul bersamaan, serta diasosiasikan dengan penyakit atau gangguan kesehatan tertentu.  Istilah sindrom dapat digunakan hanya untuk menggambarkan berbagai karakter dan gejala, bukan diagnosis. Namun kadang-kadang, beberapa sindrom dijadikan nama penyakit, seperti  sindrom Down  atau  sindrom Crouzon . Kedua jenis sindrom tersebut termasuk dalam salah satu contoh dari sindrom lain yang diakibatkan oleh penerjemahan atau translasi yang salah akibat mutase tertentu. Sindrom kromosom adalah hasil dari mutasi gen abnormal yang terjadi dalam kromosom selama pembentukan gamet atau divisi pertama zigot. Penyebab utama dari berbagai sindrom ini ada dua, yaitu perubahan struktur kromosom - seperti   sindrom cri du chat - dan perubahan dala...

Siaft Sifat RNA

 Sifat RNA


Apa itu RNA? RNA atau yang kita kenal dengan istilah ribonucleic acid adalah hasil transkripsi dari sebuah fragmen untai ganda DNA. Dengan demikian, RNA merupakan polimer yang lebih pendek dibandingkan dengan DNA itu sendiri.

Fungsi utama dari RNA adalah sebagai penyimpan dan penyalur informasi genetik. Selain itu, RNA juga berfungsi sebagai enzim (ribozim) yang ditemukan pada ribosom dengan kerja mengkatalis formasi atau pembentukan RNA-nya sendiri. Tentunya, molekul RNA memiliki bentuk yang berbeda dengan molekul DNA. RNA memiliki bentuk pita tunggal dan tidak berpilin.



Suatu RNA ditemukan dalam suatu polinukleotida yang terdiri dari banyak ribonukleotida. Tiap-tiap ribonukleotida tersusun oleh Gula Pentosa Ribosa, Fosfat, dan Basa Nitrogen. Basa Nitrogen RNA terbagi menjadi dua jenis, yaitu basa purin dan basa primidin. Basa Purin sama dengan DNA, yaitu terdiri dari adenine (A) dan guanine (G).

Lalu, Basa Primidin terdiri dari sitosin (C) dan urasil (U). Purin dan Primidin yang berkaitan dengan Ribosa membentuk sebuah molekul yang dinamakan nukleotida atau ribonukleotida. Sedangkan, deretan Ribosa dan Fosfat.sendiri memiliki fungsi dalam menyusun tulang punggung RNA. Selain struktru RNA, kita juga akan membahas perihal tipe tipe RNA yang seringkali dilupakan oleh orang orang pada umumnya. 

Terdapat 3 tipe utama dari RNA  yang biasa digunakan dalam proses sintesis protein. Di antaranya adalah RNA duta  (RNAd) atau yang dikenal dengan mRNA ( Messenger RNA ), RNA transfer (RNAt), dan RNA ribosomal (RNAr). Masing-masing tipe RNA tersebut memiliki ciri khas dan fungsi sendiri sendiri. Berikut ini adalah penjelasan lebih lanjut mengenai Tipe-Tipe RNA:

1. RNAd (RNA duta)

Ketahuilah bahwa RNAd (berupa rantai tunggal yang relatif panjang) memiliki urutan basa yang komplementer dengan salah satu basa rantai DNA. RNAd membawa kode atau pesan genetik (kodon) dari kromosom (terletak di dalam inti sel) menuju ke ribosom (terletak di sitoplasma). Selanjutnya, kode genetic RNAd menjadi sebuah cetakan untuk menentukan urutan asam amino pada rantai polipeptida dalam proses translasi.

2. RNAt (RNA transfer)

    RNAt merupakan RNA yang membawa asam amino satu per satu menuju ke ribosom. Di salah satu ujung RNAt, terdapat tiga rangkaian anti kodon pendek. Asam amino akan melekat pada ujung RNAt yang bersebrangan dengan ujung anti kodon tersebut. Cara berfungsi RNAt adalah membawa asam amino spesifik yang berguna dalam sintesis protein, yaitu pengurutan asam amino yang sesuai dengan urutan kodonnya pada RNAd. Jadi dapat disimpulkan jika RNAt bekerja secara sinergis atau sama sama dengan RNAd.

3. RNAr (RNA ribosomal) 

    RNAr memiliki rantai tunggal tidak bercabang dengan struktur yang fleksibel. Jumlah RNAr sendiri lebih banyak dibandingkan dengan RNAd dan RNAt. RNAr merupakan komponen struktural utama yang ada di dalam ribosom. Masing-masing sub unit ribosom terdiri dari 30 – 46 % molekul RNAr, dan terdiri dari 70 – 80 % protein.

 Untuk melengkapi pengetahuan kalian mengnai RNA, terdapat 3 sifat RNA yang memungkinkannya sebagai enzim. Selama ini, kita hanya mengetahui bahwa enzim itu sendiri adalah fungsi dari suatu protein. Tetapi, penelitian terbaru menyebutkan bahwa RNA juga dapat menjadi suatu enzim, salah satunya adalah ribozim ( ribozyme ).

            Berikut 3 sifat RNA yang memungkinkannya berfungsi sebagai enzim.

Pertama. Rna memiliki struktur umum berupa rantai tunggal, jadi suatu wilayah molekul RNA dapat berpasangan basa dengan wilayah komplementer ( memerlukan tambahan atau pasangan  ) di bagian lain molekul yang sama, sehingga molekul tersebut pun memperoleh struktrur tiga dimensi tiga tertentu. Struktur yang spesifik tersebut memiliki peran yang esensial ( sangat perlu ) dalam menjalankan fungsi katalik ribozim, seperti halnya untuk protein enzimatik. Jadi meskipun protein dapat berfungsi sebagai enzim, tapi protein tersebut hanya akan menjalankan perannya hanya dalam bentuk tiga dimensi.

Kedua. Seperti halnya protein enzimatik, beberapa basa nitrogen dalam RNA mengandung gugus gugus fungsional yang memungkinkannya berpartisipasi dalam hal katalisis.

Ketiga. Kemampuan RNA untuk berikatan hydrogen dengan molekul molekul asam nukleat lain ( entah itu RNA atau DNA ) menambahkan kespesifikan kepada aktivitas katalik dari RNA itu sendiri. Misalnya, terjadi suatu perpasangan basa komplementer antara RNA dari splisosom dan RNA dari RNA transkip primer menandai wilayah wilayah tempat ribozim mengkatalisis penyambungan.

            Selain berperan dalam hal katalik ( mempercepat reaksi ), ternyata RNA sendiri juga melaksanakan peran peran non-katalitik penting di dalam sel, misalnya pengenalan kodon tiga nukleotida pada mRNA.

Sekian pemaparan materi mengenai Sifat sifat RNA. Apabila ada pertanyaan maupun saran silahkan tinggalkan komentar dibawah ini.

 

SELAMAT BELAJAR


Comments

Popular posts from this blog

Macam macam sindrom, penyebab, dan ciri cirinya

  Macam Macam Sindrom Akibat Perubahan Kromosom   Sindrom , dalam ilmu  kedokteran  dan  psikologi , adalah kumpulan dari beberapa  tanda  dan  gejala  kinis yang sering berhubungan dan muncul bersamaan, serta diasosiasikan dengan penyakit atau gangguan kesehatan tertentu.  Istilah sindrom dapat digunakan hanya untuk menggambarkan berbagai karakter dan gejala, bukan diagnosis. Namun kadang-kadang, beberapa sindrom dijadikan nama penyakit, seperti  sindrom Down  atau  sindrom Crouzon . Kedua jenis sindrom tersebut termasuk dalam salah satu contoh dari sindrom lain yang diakibatkan oleh penerjemahan atau translasi yang salah akibat mutase tertentu. Sindrom kromosom adalah hasil dari mutasi gen abnormal yang terjadi dalam kromosom selama pembentukan gamet atau divisi pertama zigot. Penyebab utama dari berbagai sindrom ini ada dua, yaitu perubahan struktur kromosom - seperti   sindrom cri du chat - dan perubahan dala...

Reseptor dalam Membran Plasma

  Reseptor dalam Membran Plasma             Sebagian besar molekul sinyal larut air atau yang kita kenal dengan istilah hidrofilik berikatan dengan situs spesifik pada protein reseptor yang tertanam dalam membrane plasma. Reseptor semacam ini mentransmisikan informasi dari lingkungan ekstraseluler ke bagian dalam sel dengan cara mengubah bentuk atau beragregasi saat berikatan dengan ligan spesifik. Ligan sendiri merupakan suatu molekul yang berikatan secara spesifik dengan molekul lain, yang seringkali berukuran lebih besar. Berikut tiga tipe utama reseptor membrane : reseptor saluran ion, reseptor tirosin kinase, dan reseptor terkopel protein G. 1. Reseptor Saluran Ion             Saluran ion bergebang ligan ( ligan gated ion channel ) adalah suatu tipe reseptor membrane yang memiliki wilayah yang dapat bertindak sebagai ‘gerbang’ saat reseptor berubah bentuk. Ketika...

Perbedaan bakteri

Bakteri      Secara umum bakteri merupakan kelompok  mikroorganisme   bersel satu  yang termasuk dalam klasifikasi pada tingkat  domain . Terdapat 3 domain utama suatu organisme kehidupan yaitu, Eukariotik, Archaea, dan Bakteri. Bakteri digolongkan sebagai  organisme prokariota , bersamaan dengan domain  Archaea . Organisme prokariotik memiliki perbedaan dasar dengan organisme eukariotik yang terletak pada ada tidaknya membrane inti sel atau yang dikenal dengan istilah karyon.      Selain itu, bakteri juga merupakan salah satu  bentuk kehidupan pertama  yang muncul dan saat ini menghuni sebagian besar habitat di Bumi. Bakteri dapat hidup di tanah, air,  mata air panas  yang asam,  limbah radioaktif , hingga  kerak Bumi . Berikut merupakan gambaran umum mengenai bakteri dilihat dari lingkungan tempat tinggalnya. 1. Psikrofilik      Psikrofilik adalah jenis bakteri yang mempunyai ke...